Studi kasusCase studies

Sistem yang kami bangun, dan tetap kami jaga. Systems we built — and still keep running.

Sebelas program untuk manufaktur kereta, bank sentral, operator perkeretaapian nasional, manufaktur komponen otomotif, perguruan tinggi, kawasan industri, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan. Rincian di bawah menjelaskan konteks, lingkup pekerjaan kami, dan apa yang dihasilkan. Eleven programmes for a rolling-stock manufacturer, the central bank, the national railway operator, an automotive component maker, universities, an industrial estate, local governments, and education institutions. Below: the context, the scope of our work, and what it produced.

Pemkab Teluk Bintuni

Dashboard WebGIS Infrastruktur SekolahSchool Infrastructure WebGIS Dashboard

Portal WebGIS Disdikpora Teluk Bintuni — pusat integrasi data geospasial infrastruktur pendidikan, perwujudan inisiatif Satu Data Indonesia yang resmi diluncurkan pada 2026.The Teluk Bintuni Disdikpora WebGIS portal — a geospatial integration hub for education infrastructure data, realising the One Data Indonesia initiative and officially launched in 2026.

KlienClient
Pemkab Teluk Bintuni — DisdikporaTeluk Bintuni Regency — Disdikpora
SektorSector
Pemerintah daerah — pendidikan & olahragaLocal government — education & sport
LingkupScope
WebGIS & integrasi data geospasialWebGIS & geospatial data integration
PeluncuranLaunched
2026 — Satu Data Indonesia2026 — One Data Indonesia

TantanganThe challenge

Data infrastruktur pendidikan tersebar di beberapa lembaga dengan pembaruan yang tidak seragam, sehingga sulit disinkronkan dan sulit dipakai sebagai dasar keputusan. Inisiatif Satu Data Indonesia menuntut satu rujukan yang sama untuk semua pihak.Education infrastructure data sat across several agencies, updated on different rhythms, hard to synchronise and hard to lean on for decisions. The One Data Indonesia initiative calls for one shared reference for everyone.

Yang kami kerjakanWhat we did

  • Pemetaan geospasial persebaran sekolah dan fasilitasGeospatial mapping of school distribution and facilities
  • Integrasi data infrastruktur pendidikanEducational infrastructure data integration
  • Sinkronisasi data antar lembagaInter-agency data synchronisation

HasilOutcome

Persebaran sekolah dan fasilitasnya kini terbaca di satu peta digital yang terbuka, menjadi rujukan bersama antar lembaga dan dasar pengambilan keputusan pembangunan di sektor pendidikan dan olahraga. Dataset terus diperbarui agar tetap mutakhir.School distribution and facilities now read from one open digital map that agencies share as a common reference and use to steer development decisions in education and sport. The datasets are kept current.

disdikpora-teluk-bintuni.gadogado.tech
PT INKA (Persero)

Platform Monitoring TCMS & Armada KeretaTCMS & Rolling-Stock Fleet Monitoring Platform

Aplikasi TCMS (Train Control and Management System) dengan integrasi lebih dari 4.000 parameter sensor kereta ke dalam satu platform pemantauan armada yang terpusat.A TCMS (Train Control and Management System) application integrating more than 4,000 train sensor parameters into a single, centralised fleet monitoring platform.

KlienClient
PT INKA (Persero)PT INKA (Persero)
SektorSector
Manufaktur kereta apiRolling-stock manufacturing
LingkupScope
Pengembangan aplikasi & integrasi dataApplication development & data integration
Skala dataData scale
4.000+ parameter sensor4,000+ sensor parameters

TantanganThe challenge

Data TCMS keluar dalam jumlah besar, tersebar per subsistem dan per trainset, dan sulit dibaca dalam bentuk mentah. Tanpa lapisan integrasi, kondisi armada hanya bisa dinilai satu per satu — lambat, dan menyulitkan pengambilan keputusan perawatan.TCMS data arrives in high volume, scattered across subsystems and trainsets, and is hard to read raw. Without an integration layer, fleet condition can only be assessed one unit at a time — slow, and awkward for maintenance decisions.

Yang kami kerjakanWhat we did

  • Integrasi dan normalisasi 4.000+ kanal parameter sensor dari perangkat TCMSIntegration and normalisation of 4,000+ sensor parameter channels from TCMS devices
  • Dashboard pemantauan armada dan status subsistem per trainsetFleet monitoring dashboard with per-trainset subsystem status
  • Riwayat data, penelusuran event, dan visualisasi tren kondisiHistorical data, event tracing, and condition-trend visualisation

HasilOutcome

Kondisi armada dapat dipantau dari satu tempat, dengan data sensor yang sudah terstruktur dan dapat ditelusuri kembali — menjadi dasar untuk analisis perawatan dan penelusuran gangguan.Fleet condition can be monitored from one place, with sensor data already structured and traceable — a foundation for maintenance analysis and fault investigation.

inka-fleet.celoe.org

Akses platform memerlukan login.Platform access requires a login.

Bank Indonesia

OESN — Olimpiade Ekonomi Syariah NasionalOESN — National Sharia Economics Olympiad

Pengembangan sekaligus operasional platform olimpiade nasional Bank Indonesia — landing page, dashboard pendaftaran, dan sistem CBT — selama tiga penyelenggaraan berturut-turut.Development and live operation of Bank Indonesia's national olympiad platform — landing page, registration dashboard, and CBT system — across three consecutive editions.

KlienClient
Bank IndonesiaBank Indonesia
PeriodePeriod
2024 · 2025 · 20262024 · 2025 · 2026
LingkupScope
Pengembangan & operasionalDevelopment & operations
ProdukProducts
Landing page · Dashboard · CBTLanding page · Dashboard · CBT

TantanganThe challenge

Olimpiade nasional berarti pendaftaran serentak dari banyak wilayah, dan ujian yang harus berjalan tepat waktu tanpa toleransi. Sistem harus siap menghadapi beban puncak yang terpusat pada jam-jam tertentu, dengan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.A national olympiad means simultaneous registration from many regions, and exams that must start on time with no margin. The system has to withstand load concentrated into specific hours, and produce results that stand up to scrutiny.

Yang kami kerjakanWhat we did

  • Landing page & portal informasi publik di oesn.co.idPublic landing page and information portal at oesn.co.id
  • Dashboard pendaftaran: verifikasi berkas, seleksi, dan rekap per wilayahRegistration dashboard: document verification, selection, and per-region recaps
  • Sistem CBT: bank soal, penjadwalan sesi, penilaian otomatis, pemeringkatanCBT system: question bank, session scheduling, automated scoring, ranking
  • Operasional dan dukungan teknis selama rangkaian acara berlangsungOperations and technical support throughout the event series

HasilOutcome

Satu platform menangani alur lengkap dari pendaftaran sampai hasil ujian, dan dipercaya kembali untuk penyelenggaraan berikutnya — 2024, 2025, dan 2026 secara berturut-turut.A single platform covering the full flow from registration to results, and re-appointed for the following editions — 2024, 2025, and 2026 in a row.

oesn.co.id
PT Shimada Karya Indonesia

Manufacturing Execution & Information SystemManufacturing Execution & Information System

Presisi yang menentukan kualitas. Platform Manufacturing Execution & Information System untuk produsen komponen karet dan selang industri otomotif — menjaga proses inti produksi, dari spesifikasi teknis part sampai jaminan kualitas sebelum diserahkan ke customer.Precision that decides quality. A Manufacturing Execution & Information System for a manufacturer of automotive rubber components and hoses — holding the core production process together, from a part’s technical specification to quality assurance before it reaches the customer.

KlienClient
PT Shimada Karya IndonesiaPT Shimada Karya Indonesia
SektorSector
Komponen karet & selang otomotifAutomotive rubber & hose components
LingkupScope
MES & sistem informasi produksiMES & production information system
CakupanCoverage
Puluhan module produksiDozens of production modules

TantanganThe challenge

Pada komponen presisi, satu angka dimensi yang meleset bisa berarti satu batch ditolak customer. Data teknis tersebar di puluhan module dengan format yang tidak seragam, sementara database legacy yang sudah berjalan puluhan tahun tidak bisa begitu saja ditinggalkan.With precision components, one dimension that drifts can mean a whole batch rejected by the customer. Technical data sat across dozens of modules in inconsistent formats, while a legacy database of several decades could not simply be abandoned.

Yang kami kerjakanWhat we did

  • Standarisasi presisi data teknis — dimensi, cycle time, komposisi material — di puluhan module produksi, dengan satu format dan satu sumber kebenaranStandardised precision of technical data — dimensions, cycle time, material composition — across dozens of production modules, on one format and one source of truth
  • Alur quality control dan approval berjenjang pada module kritikal: quality control plan, FMEA, standar produksi, bill of material — dengan audit trail lengkap per tahapQuality control and tiered approval on the critical modules: quality control plan, FMEA, production standards, bill of material — with a full audit trail at every stage
  • Traceability material dari kode compound di komposisi produk sampai part number dan riwayat produksinya, terhubung otomatis lintas puluhan moduleMaterial traceability from the compound code in a product’s composition through to its part number and production history, linked automatically across dozens of modules
  • Jembatan integrasi dengan database legacy perusahaan yang sudah berjalan puluhan tahun, menjaga konsistensi data lama dan baruAn integration bridge to the company’s legacy database of several decades, keeping old and new data consistent

HasilOutcome

Setiap part yang diproduksi bisa ditelusuri balik — dari kode compound material yang dipakai, sampai siapa yang menyetujui tiap tahap produksinya. Data lama dari sistem legacy tetap konsisten dengan data baru, tanpa memaksa perusahaan meninggalkan sistem yang sudah berjalan.Every part produced can be traced back — from the material compound code used, to who signed off on each production stage. Legacy data stays consistent with new data, without forcing the company to abandon a system that already works.

Telkom University

Pengawasan Ujian Berbasis AI pada Platform LMSAI-Based Exam Proctoring on the LMS Platform

Sistem proctoring berbasis AI yang sengaja dirancang ringan, menyatu dengan platform LMS Telkom University, memadukan layanan cloud AWS dan Azure dengan model deteksi buatan sendiri.A deliberately lightweight AI proctoring system embedded into Telkom University’s LMS platform, combining AWS and Azure cloud services with detection models built in house.

KlienClient
Telkom UniversityTelkom University
SektorSector
Perguruan tinggiHigher education
PeriodePeriod
Sejak 2024 — berjalanSince 2024 — ongoing
TeknologiTechnology
AWS · Azure · model sendiriAWS · Azure · in-house models

TantanganThe challenge

Pengawasan ujian daring menuntut analisis visual yang terus berjalan, dan pendekatan yang berat membuatnya gagal justru pada peserta dengan perangkat dan jaringan paling terbatas. Sistem harus cukup cermat untuk berguna, sekaligus cukup ringan untuk dipakai semua orang.Online proctoring demands continuous visual analysis, and a heavy approach fails precisely on the candidates with the weakest devices and connections. The system had to be sharp enough to be useful, yet light enough for everyone to use.

Yang kami kerjakanWhat we did

  • Model deteksi buatan sendiri, dirancang ringan untuk dijalankan di sisi pesertaIn-house detection models, designed light enough to run on the candidate side
  • Integrasi layanan pengenalan visual di AWS (Amazon Rekognition) dan AzureIntegration with visual recognition services on AWS (Amazon Rekognition) and Azure
  • Menyatu dengan platform LMS yang sudah berjalan, bukan sistem terpisahEmbedded into the running LMS platform rather than bolted on as a separate system
  • Dikembangkan dan disempurnakan secara berkelanjutan sejak 2024Developed and refined continuously since 2024

HasilOutcome

Pengawasan ujian berjalan langsung di dalam LMS yang sudah dipakai, dengan beban komputasi yang ditekan lewat kombinasi model sendiri dan layanan cloud. Sistem terus dikembangkan sejak 2024.Proctoring runs inside the LMS people already use, with the computational load kept down through a mix of in-house models and cloud services. The system has been under continuous development since 2024.

PT KAI (Persero)

IT Business Project BoardIT Business Project Board

Pendampingan penggalian kebutuhan dan penyusunan RFC (Request for Change) pada IT Business Project Board PT Kereta Api Indonesia.Supporting requirement elicitation and RFC (Request for Change) authoring on PT Kereta Api Indonesia’s IT Business Project Board.

KlienClient
PT KAI (Persero)PT KAI (Persero)
SektorSector
Transportasi perkeretaapianRailway transportation
LingkupScope
Analisis bisnis TIIT business analysis
KeluaranDeliverable
Dokumen kebutuhan & RFCRequirement documents & RFCs

TantanganThe challenge

Permintaan perubahan sistem datang dari banyak unit dengan bahasa dan kepentingan yang berbeda. Tanpa rumusan yang rapi, kebutuhan bisnis mudah bergeser artinya saat sampai ke tim pengembang.Change requests arrive from many units, each with its own language and interests. Without careful formulation, a business need easily shifts meaning by the time it reaches the development team.

Yang kami kerjakanWhat we did

  • Requirement gathering bersama pemangku kepentingan bisnis dan TIRequirement gathering with business and IT stakeholders
  • Penyusunan dan penelaahan dokumen RFCAuthoring and reviewing RFC documents
  • Pemetaan proses bisnis dan pengelolaan project boardBusiness process mapping and project board management

HasilOutcome

Kebutuhan bisnis tersusun menjadi RFC yang jelas dan terlacak, sehingga tim pengembang bekerja dari satu rumusan yang sama dan perubahan lingkup dapat diaudit.Business needs turned into clear, traceable RFCs, so development teams work from one shared formulation and scope changes remain auditable.

Universitas Jenderal Achmad Yani

Sinau LMS, EXAM PMB & Dashboard ProctoringSinau LMS, EXAM PMB & Proctoring Dashboard

Tiga platform yang saling melengkapi untuk Universitas Jenderal Achmad Yani sejak 2021: LMS perkuliahan Sinau, sistem CBT penerimaan mahasiswa baru EXAM PMB berbasis Moodle, dan dashboard proctoring untuk memantau pelanggaran peserta ujian.Three complementary platforms for Universitas Jenderal Achmad Yani since 2021: the Sinau lecture LMS, the Moodle-based EXAM PMB admissions CBT system, and a proctoring dashboard for monitoring candidate violations.

KlienClient
Universitas Jenderal Achmad YaniUniversitas Jenderal Achmad Yani
SektorSector
Perguruan tinggiHigher education
PeriodePeriod
Sejak 2021Since 2021
TeknologiTechnology
Moodle · AWS (IaaS)Moodle · AWS (IaaS)

TantanganThe challenge

Satu kampus menuntut dua hal yang berbeda sifatnya: platform belajar yang dipakai terus-menerus sepanjang semester, dan sistem ujian seleksi yang hanya berjalan beberapa hari tapi tidak boleh gagal dan hasilnya harus bisa dipertanggungjawabkan. Keduanya butuh infrastruktur yang dikelola, bukan dipasang lalu ditinggal.One campus needs two different things: a learning platform used continuously through the semester, and an admissions exam system that runs for only a few days but cannot fail and must produce defensible results. Both need infrastructure that is managed, not installed and left alone.

Yang kami kerjakanWhat we did

  • Sinau — platform LMS untuk pelaksanaan perkuliahanSinau — an LMS platform for running lectures
  • EXAM PMB — sistem CBT penerimaan mahasiswa baru berbasis MoodleEXAM PMB — a Moodle-based CBT system for new-student admissions
  • Dashboard proctoring untuk memantau pelanggaran peserta ujian CBT PMBA proctoring dashboard for monitoring violations by CBT PMB candidates
  • Managed service di atas infrastruktur AWS (IaaS)Managed service on AWS infrastructure (IaaS)

HasilOutcome

Perkuliahan dan seleksi mahasiswa baru berjalan di atas platform yang kami bangun sekaligus kami kelola — dari aplikasinya sampai infrastruktur AWS di bawahnya. Pengawasan ujian berbasis dashboard sudah kami tangani sejak 2021 di sini.Lectures and admissions both run on platforms we built and also operate — from the applications down to the AWS infrastructure beneath them. Dashboard-based exam invigilation has been part of our work here since 2021.

PT JIEP

JIEP CORE — Customer Operational & Relationship EcosystemJIEP CORE — Customer Operational & Relationship Ecosystem

Pembangunan dan pemeliharaan JIEP CORE — Customer Operational & Relationship Ecosystem, platform CRM yang menyatukan pengelolaan hubungan pelanggan dengan data spasial dan identitas pengguna terpusat.Building and maintaining JIEP CORE — Customer Operational & Relationship Ecosystem, a CRM platform uniting customer relationship management with spatial data and centralised user identity.

KlienClient
PT JIEPPT JIEP
LingkupScope
Pembangunan & pemeliharaanBuild & maintain
ProdukProduct
JIEP CORE (CRM)JIEP CORE (CRM)
IntegrasiIntegrations
ArcGIS · Single Sign-OnArcGIS · Single Sign-On

TantanganThe challenge

Data pelanggan dan data spasial biasanya hidup di dua dunia yang terpisah, dan pengguna harus berpindah sistem beserta akunnya masing-masing. Keduanya perlu disatukan tanpa memaksa orang belajar dua aplikasi.Customer data and spatial data usually live in two separate worlds, and users move between systems each with its own account. The two had to be brought together without making people learn two applications.

Yang kami kerjakanWhat we did

  • Pembangunan dan pemeliharaan aplikasi CRM JIEP COREBuilding and maintaining the JIEP CORE CRM application
  • Integrasi data spasial ArcGIS ke dalam alur kerja CRMIntegrating ArcGIS spatial data into the CRM workflow
  • Integrasi Single Sign-On untuk akses pengguna terpusatSingle Sign-On integration for centralised user access

HasilOutcome

Satu platform CRM yang menampilkan konteks spasial langsung di dalam alur kerja, dengan satu identitas pengguna melalui Single Sign-On — dan tetap dipelihara setelah diserahterimakan.One CRM platform that surfaces spatial context inside the workflow, with a single user identity through Single Sign-On — and still maintained after handover.

Pemerintah Kabupaten Kuningan

LMS Moodle & Single Sign-On KeycloakMoodle LMS & Keycloak Single Sign-On

Pembangunan platform pembelajaran daring berbasis Moodle beserta sistem Single Sign-On berbasis Keycloak yang terhubung langsung dengan direktori LDAP Pemerintah Kabupaten Kuningan.Building a Moodle-based e-learning platform together with a Keycloak Single Sign-On system wired directly into the LDAP directory of the Kuningan Regency Government.

KlienClient
Pemerintah Kabupaten KuninganKuningan Regency Government
SektorSector
Pemerintah daerahLocal government
LingkupScope
LMS & sistem identitasLMS & identity system
TeknologiTechnology
Moodle · Keycloak · LDAPMoodle · Keycloak · LDAP

TantanganThe challenge

Menambah sistem baru di lingkungan pemerintahan berarti menambah satu akun lagi yang harus diingat dan dikelola. Platform pembelajaran hanya akan dipakai kalau masuknya semudah membuka sistem yang sudah ada.Adding a new system in a government environment means adding one more account to remember and administer. A learning platform only gets used if signing in is as easy as opening the systems people already have.

Yang kami kerjakanWhat we did

  • Platform LMS berbasis Moodle untuk kebutuhan pembelajaran daringA Moodle-based LMS for e-learning needs
  • Sistem Single Sign-On berbasis KeycloakA Keycloak-based Single Sign-On system
  • Integrasi dengan direktori LDAP pemerintah daerah, sehingga akun pegawai dipakai langsung tanpa pendataan ulangIntegration with the local government LDAP directory, so staff accounts are used directly without re-registration

HasilOutcome

Pegawai masuk ke LMS memakai akun yang sudah mereka miliki di direktori LDAP, lewat satu pintu Single Sign-On — tanpa pendataan ulang dan tanpa kata sandi tambahan.Staff sign in to the LMS with the account they already hold in the LDAP directory, through a single Single Sign-On door — no re-registration and no extra password.

Pondok Pesantren Al-Bahjah

Sistem Informasi Pesantren: SDM, Agenda & PPDBPesantren Information Systems: HR, Agenda & PPDB

Tiga aplikasi yang saling melengkapi untuk kebutuhan administrasi pesantren — SDM, Agenda, dan PPDB — dikembangkan dalam kerja sama yang berjalan sejak Agustus 2025.Three complementary applications for the administrative needs of a pesantren — HR, Agenda, and PPDB — developed under an engagement running since August 2025.

KlienClient
Pondok Pesantren Al-BahjahPondok Pesantren Al-Bahjah
SektorSector
Pendidikan — pondok pesantrenEducation — Islamic boarding school
PeriodePeriod
Sejak Agustus 2025 — berjalanSince August 2025 — ongoing
ProdukProducts
SDM · Agenda · PPDBHR · Agenda · PPDB

TantanganThe challenge

Administrasi pesantren mencakup banyak proses yang berjalan paralel dan saling bersinggungan — kepegawaian, kegiatan, dan penerimaan peserta didik. Ketika masing-masing dikelola terpisah, data yang sama harus dicatat berulang kali dan sulit dijadikan satu rujukan.Pesantren administration spans many processes that run in parallel and overlap — personnel, activities, and student intake. When each is handled separately, the same data is recorded repeatedly and is hard to turn into a single reference.

Yang kami kerjakanWhat we did

  • Aplikasi SDM — pengelolaan data dan administrasi sumber daya manusiaHR application — personnel data and administration management
  • Aplikasi Agenda — penjadwalan dan pencatatan agenda kegiatanAgenda application — scheduling and recording of activity agendas
  • Aplikasi PPDB — pendaftaran dan penerimaan peserta didik baru jalur pesantrenPPDB application — registration and admission of new students through the pesantren pathway
  • Pengembangan bertahap dan pendampingan berkelanjutan sejak Agustus 2025Incremental development and continuing support since August 2025

HasilOutcome

Tiga proses administrasi yang sebelumnya terpisah kini ditangani lewat aplikasi yang dirancang dalam satu kerangka yang sama. Kerja sama terus berjalan sejak Agustus 2025, dan sistem dikembangkan bertahap mengikuti kebutuhan pesantren.Three administrative processes that used to sit apart are now handled through applications designed within one shared framework. The engagement has continued since August 2025, with the systems growing incrementally alongside the pesantren’s needs.

PT Karya Putra Sangkuriang

Infrastruktur Server & Pemulihan Basis DataServer Infrastructure & Database Recovery

Penanganan sisi infrastruktur: instalasi dan pemeliharaan server, pemulihan basis data MySQL berukuran 100 GB yang mengalami korupsi, serta migrasi dari server lama ke server baru.Infrastructure work: server installation and maintenance, recovery of a corrupted 100 GB MySQL database, and migration from the old server to a new one.

KlienClient
PT Karya Putra SangkuriangPT Karya Putra Sangkuriang
LingkupScope
Infrastruktur & pemulihan dataInfrastructure & data recovery
Skala dataData scale
MySQL 100 GBMySQL 100 GB
KeluaranDeliverable
Server baru & basis data pulihNew server & recovered database

TantanganThe challenge

Basis data yang corrupt pada ukuran 100 GB bukan sekadar masalah teknis — selama belum pulih, operasional yang bergantung padanya ikut berhenti. Pemulihan harus dikerjakan sambil menyiapkan server baru agar kejadian serupa tidak terulang.A corrupted database at 100 GB is more than a technical problem — while it stays down, the operations that depend on it stop too. Recovery had to run in parallel with standing up a new server so the same failure would not repeat.

Yang kami kerjakanWhat we did

  • Instalasi dan pemeliharaan serverServer installation and maintenance
  • Pemulihan basis data MySQL berukuran 100 GB yang mengalami korupsiRecovery of a corrupted 100 GB MySQL database
  • Migrasi dari server lama ke server baruMigration from the old server to a new one

HasilOutcome

Basis data berhasil dipulihkan dan operasional berpindah ke server baru yang dipasang dan dipelihara sejak awal, bukan diwariskan apa adanya.The database was recovered and operations moved onto a new server that was installed and maintained from the ground up, rather than inherited as-is.

Ada program serupa yang perlu dikerjakan? Have a similar programme to run?

Ceritakan konteksnya. Kami akan jujur soal apa yang realistis dikerjakan dan apa yang tidak. Tell us the context. We will be honest about what is realistic to build and what is not.